Mendapat tekanan berlebihan --> pembatasan ruang gerak yang berlebihan (bukan dalam artian sebenarnya, tapi lebih ke penciptaan benteng diri secara psikis mengacu pada "yang boleh dan yang tidak", sehingga mengacu pada sikap "berusaha menyenangkan orang lain")
Mungkin kalo masuknya ke lingkungan yang memang seperti itu, its no problem. Tapi kalo gak???
come on, di dunia ini bukan cuma orang baik yang ada. Dan gak semua orang baik itu baik (dengan mengesampingkan pikiran negatif tentunya) *maksudnya manusia kan emang tempatnya salah*. Orang baik berteman dengan orang baik, dua-duanya baik, tapi sifat alami seperti kadang marah, kesal, iri dan lain sebagainya *hello, orang baik juga manusia* mungkin tidak akan 100% menjamin hubungan orang baik dengan orang baik itu berjalan baik pula.
--> dan suatu saat masuk ke lingkaran bebas *yang mungkin tidak terlalu memikirkan siapa dirimu, dan dipikir dapat menerimamu apa adanya, sehingga kamu merasa nyaman melakukan kesenangan apa saja tanpa terbebani tekanan*
But, wait a minute... Mereka tetap melihat dari mana asalmu. Mereka sama saja menekanmu untuk tetap menjadi baik, walaupun mereka sendiri TIDAK!!
Dan apabila belum cukup tegap dan kokoh, yang membuatmu melakukan sedikit kesalahan... Karena nila setitik rusak susu sebelanga. And the conclusion is...
Pengucilan.. Stempel yang terus menerus tertempel di dahimu. "You are loser!! Kamu salah!! Kamu gak bener!! Gak seharusnya kamu gitu!! Penjahat!! Bodoh!!"
Dan saat itulah, KEHANCURAN diri mulai terasa. Neraka dunia terbuka untukmu!! *Jehh~ bahasanya rada sadis ih*
*hahaha... tulisan ini mulai mempengaruhi...*
Tekanan 1, tekanan 2, hahh... Berat kan?!!
Secercah cahaya datang, lingkungan yang baik. diri menjadi baik, lupa sejenak dengan tekanan 1 dan 2. Mulai merasa bahwa tujuan tekanan itu tak lain dan tak bukan adalah tujuan hidupmu.
Tapi asap dari masa lalu datang lagi, dan menyulut api lagi. Mulai mengusik dengan serentetan pertanyaan, "Tulus gak lo gitu? Emang lo bisa berubah? Cihh, cuma topeng. palingan ntar balik lagi" Hahaha... tawa masa lalu.
Dan ketika pertahanan baik yang belakangan di pelajari itu JEBOL *haiss... pake kata RUNTUH aja ahh*, si korban itu mulai berpikir, "Oke pikiran masa lalu. Kalo kamu pikir aku salah, aku akan jadi salah. Kalo kamu pikir aku jahat, aku akan jadi jahat" *si korban mulai meracau*
Teeettt... Dimulailah melepas atribut "orang baik' yang menempel. Mulai lagi menapaki lembaran baru menjadi orang bebas. Melakukan pengingkaran terhadap tekanan-tekanan yang di hadapi. Ini sudah bukan lari lagi, Tapi mengingkarinya!!!
Tak sadar bahwa tekanan yang ke 3 mengintai.
Dan ketika tekanan 3 muncul dari lingkungan baik *dan sekitar* yang sempat di tinggali. Si korban mulai menjadi linglung. Seperti kehilangan jati diri.
That's it, hidup tetap berlanjut...
Kesimpulan *menurut saya*
Sebab:
- Tekanan berlebih
- Permasalahan yang menyebabkan traumatik mendalam *bukan di lihat dari permasalahannya, tapi ke hasil/ akibat dari permasalahan tersebut*
Akibat:
- Terbiasa lari, tanpa menyelesaikan. Jika menemui permasalahan.
- Mengingkari adanya tekanan *berakibat pengingkaran terhadap masa lalu, pengalaman pahit yang fatal... pengingkaran terhadap jati diri*
- Kehilangan kepercayaan diri
- Kehilangan kepercayaan dari orang lain
- Kehilangan jati diri
- Susah mengambil keputusan sendiri, lebih cenderung mengikuti perintah orang lain *kurangnya kendali diri*
Tapi...
- Semua manusia pasti punya masalah
- Mungkin tidak semua orang bermasalah *karena tekanan* adalah korban. Tapi yang pasti, mereka menderita.
- Orang baik tak selamanya baik.
- Orang jahat juga tak selamanya jahat
- Luka psikis lebih akan membekas daripada luka fisik.
--oOo--
Haiisss,, kepanjangan gak si racauan saya? hehehe
Ini cuma tulisan orang awam *saya* yang tertarik dengan bidang ini tanpa nyemplung ke dalamnya lho *hahahahahah*. Interest sama bidangnya beda!
Berhubung saya bukan orang psikologi *atau berlabel psikologi*, saya gak tau, ini termasuk sindrom tertentu atau perilaku biasa yang wajar terjadi.
hahaha...sekian racauan gak jelas *saya*
#Adios~

Tidak ada komentar:
Posting Komentar